Berlangsung Meriah, Nagari Tanjung Bonai Gelar Festival 1000 Talam Ompek

FB IMG 1726417085499

Tanah Datar (SUMBAR), HN- Dalam rangka mensukseskan dan mendukung Program Unggulan (Progul) Pemerintah Daerah, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara mempersembahkan Festival 1000 Talam Ompek. Festival 1000 Talam Ompek yang dibuka langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM di Lapangan Sembayan, Nagari Tanjung Bonai, Minggu (15/9/2024) ini berlangsung meriah.

Festival ini sengaja diselenggarakan untuk mengangkat tradisi/ budaya lokal yaitu Talam Ompek yang saat ini sudah banyak ditinggalkan oleh masyarakat Minangkabau, khususnya di Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara.

Talam merupakan dulang yang tidak berkaki. Bagi masyarakat Lintau, Talam digunakan untuk membawa seserahan yang dibawa oleh sanak keluarga (Pihak Bako) pada acara pesta pernikahan yang disebut Talam Ompek.

Talam Ompek ini biasanya dibawa oleh masyarakat kampung dalam arak-arakan pengantin (Anak Daro Jo Marapulai).

Adapun isi dari Talam Ompek adalah makanan seperti paniaram, sikunik atau nasi kunyik/nasi kunyit, galamai, silamak dan kue-kue lainnya yang kemudian akan dibagi -bagikan kepada masyarakat kampung.yamg membawa Talam selain Talam Ompek. Talam Ompek ini hanya ditemui pada acara Pesta Besar (Baralek Gadang).

FB IMG 1726419229513

Festival 1000 Talam Ompek ini menampilkan Pawai Saribu Talam Ompek serta Tradisi Japuia Anggun-Anggun oleh Niniak Mamak, Tari Kolosal, pertunjukan Seni Budaya, Pertunjukan Seni Tari dan Musik, launching Mars Tanjung Bonai, Pameran UMKM dan Pameran Kuliner Tradisional.

Festival ini juga dimeriahkan artis Minang Rayola.

Ketua Panitia Pelaksana Zul Afendi dalam laporan yang menjelaskan bahwa Satu Negari Satu Event Festival 1000 Talam Ompek ini diselenggarakan berdasarkan Program Unggulan Pemerintah Daerah di mana setiap Negari yang dinyatakan sebagai Desa Wisata harus siap melaksanakan Progul Satu Nagari Satu Event.

“Sebelumnya pada tahun 2022 di Lapangan Bola Kaki Ranah Batu, kita juga telah melaksanakan Satu Nagari Satu Event yang pertama dengan tema Festival Tenun. Kali ini berdasarkan diskusi dan kesepakatan bersama dengan nenek mamak kita sepakat untuk mengangkat tema Festival 1000 Talam Ompek, karena tradisi sudah mulai memudar dalam masyarakat” ujar Zul Afendi.

Afendi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, masyarakat baik yang di ranah maupun di rantau dan segenap pihak yang telah mendukung suksesnya acara Satu Nagari Satu Event di Nagari Tanjung Bonai ini.

Selanjutnya Tokoh Perantau Tanjung Bonai Prof. Delmus Puneri Salim, pH. D menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Negari dan seluruh masyarakat yang telah mensukseskan Program Unggulan Satu Nagari Sati Event ini.

“Sebagai anak Nagari saya bangga karena masyarakat di sini saling support saling mendukung satu sama lain. Saya berharap ke depan kebersamaan ini tetap bisa dipertahankan, dan juga bagaimana masyarakat di ranah dan di rantau secara bersama-sama untuk membangun Nagari” ujar Delmus Kuneri juga merupakan Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar ini.

Delmus juga menjelaskan bahwa kunci kesuksesan adalah berpikir positif, berpikir positif akan melahirkan energi yang positif, fokus dengan tujuan sehingga bisa mencapai kesuksesan.

Sementara itu Wali Nagari Tanjung Bonai Endri Joni Rajo Bagindo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mencetuskan Program Unggulan Satu Negari Satu Event.

“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Bapak Bupati yang telah melaksanakan Program Unggulan Satu Negari Satu Event, karena melalui program ini dapat menggali potensi dan kearifan lokal daerah, kesenian, adat-istiadat juga membangkitkan UMKM sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat” ujarnya.

Hadir dalam acara pembukaan Festival 1000 Talam Ompek ini diantaranya: Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Forkopimda,Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Kepala OPD, Dirut PT. SSN, Camat, Wali Nagari, Tokoh Masyarakat, Bundo Kanduang, KAN,. BPRN, Angku-Angku, Niniak Mamak serta undangan lainnya.(MR)