Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, menjadi tuan rumah kegiatan Desa Cerdas yang diselenggarakan pada Senin, 16 Desember 2024. Kegiatan ini mengangkat tema “Dari Ide ke Aksi: Membuat Konten Digital dan Meningkatkan Pendapatan melalui Affiliate”. Acara ini diinisiasi oleh Ruang Komunikasi Digital Desa (RKDD) dan difasilitasi oleh Duta Digital, Bapak Fajri Febrio, serta Kader Digital, Bapak Dano Amanda, S.Pd.
Sebanyak 30 peserta yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam pelatihan ini. Acara dimulai dengan sambutan dari Duta Digital, dan secara resmi dibuka oleh Wali Nagari Sumani, Bapak Masri Bakar, SE. Dalam sambutannya, Masri Bakar menyampaikan apresiasi atas program ini yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital masyarakat Sumani sekaligus mendukung peningkatan ekonomi melalui teknologi. “Program ini sangat relevan dengan perkembangan zaman. Kami berharap, masyarakat Sumani bisa memanfaatkan peluang digital ini untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan,” ujar Masri Bakar.

Kegiatan ini juga menghadirkan Ketua Relawan TIK (RTIK) Sumatera Barat, Bapak Yendi Putra, S.Kom, M.Kom, MTA, sebagai pemateri utama. Dalam sesi materinya, Yendi Putra menegaskan komitmen RTIK Sumatera Barat untuk menjadi jembatan literasi digital bagi masyarakat, terutama di wilayah Sumatera Barat. “Kami terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan mendorong pemanfaatan teknologi digital secara produktif, termasuk melalui kegiatan seperti ini,” ungkap Yendi.
Pelatihan ini dibagi menjadi tiga sesi yang dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada peserta:
- Sesi Teoritis: Pemaparan dasar-dasar pembuatan konten digital dan konsep monetisasi melalui program affiliate.
- Sesi Praktik Aplikasi: Peserta diajarkan menggunakan aplikasi untuk membuat dan mengedit video, menambahkan audio, serta mempublikasikannya di platform Shopee dan media sosial.
- Pembuatan Affiliate: Peserta diajarkan cara membuat akun affiliate di Shopee serta strategi berbagi konten di media sosial untuk meningkatkan jangkauan dan pendapatan.
Antusiasme peserta sangat tinggi sepanjang sesi pelatihan. Beberapa peserta bahkan berhasil menghasilkan karya konten digital yang langsung dipublikasikan di platform masing-masing. Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih siap menghadapi era digital dan memanfaatkan peluang ekonomi yang ada.

Salah satu peserta, Ummul Khairi, menyampaikan rasa antusiasmenya terhadap pelatihan ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu bagaimana membuat konten yang menarik sekaligus menghasilkan. Saya berharap pelatihan seperti ini terus diadakan agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata bagi RKDD dan RTIK Sumatera Barat dalam mendukung digitalisasi desa serta pemberdayaan masyarakat. Program Desa Cerdas diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi nagari lainnya di Kabupaten Solok.
Dengan semakin berkembangnya teknologi, literasi digital kini menjadi kunci penting dalam mempercepat kemajuan masyarakat. Melalui pelatihan-pelatihan seperti ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat lebih melek teknologi, mengembangkan kreativitas, dan memanfaatkan potensi digital untuk meningkatkan kesejahteraan. Kami berharap, semakin banyak program yang dapat mengedukasi dan memfasilitasi masyarakat untuk beradaptasi dengan dunia digital. Ke depan, digitalisasi akan menjadi kekuatan besar yang menggerakkan perekonomian, dan kita semua harus siap untuk menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang yang ada di dunia digital.