
Sawahlunto (SUMBAR), HN- Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sawahlunto (Karutan Salto) Dadang Rais Saputro, Amd, IP, SH, MH beserta Pejabat Struktural, Staf dan CPNS mengikuti Upacara Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-74 dan kesiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023 secara virtual di Ruang Rapat Rutan Sawahlunto, Senin (19/12/2022).
Dalam Upacara tersebut Karutan beserta Pejabat Struktural, Staf dan CPNS Rutan Salto mendengarkan sambutan Presiden RI Joko Widodo yang menyampaikan bahwa Bela Negara merupakan sikap, perilaku dan tindakan warga negara baik secara perorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah serta keselamatan Bangsa dan Negara. Bela Negara juga merupakan kehormatan bagi setiap Warga Negara yang melaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada Bangsa dan Negara.
Presiden Jokowi juga mengajak kepada seluruh komponen Bangsa untuk bersama-sama menunaikan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan peran dan profesinya masing -masing, untuk ikut serta dalam Bela Negara.
Terkait hal tersebut, Karutan Salto Dadang Rais Saputro mengatakan, bahwa Bela Negara merupakan kewajiban semua Warga Negara tanpa terkecuali.
“Kita bisa melakukan Bela Negara ini sebagai bentuk pengabdian kita kepada NKRI dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan dan keutuhan NKRI. Kita bisa laksanakan sesuai dengan profesi kita masing-masing, menjalankan profesi kita dengan sebaik-baiknya” ucap Dadang.
Karutan Dadang juga menghimbau kepada seluruh Pejabat Struktural, Staf dan CPNS Rutan Salto agar melaksanakan tugas dan tanggungjawab memberikan pelayanan kepada Warga Binaan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugasnya masing-masing.
“Mari kita bersama-sama terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pembinaan kita terhadap Warga Binaan khusus di Rutan Sawahlunto ini” pungkas Karutan.
Adapun tema peringatan Hari Bela Negara ke 74 tahun 2022 ini adalah “Bangkit Bela Negaraku, Jaya Indonesiaku”, yang merupakan sebuah semangat untuk membela Tanah Air dan menggemakan kejayaan Indonesia di mata dunia. (DT/Red)