
Tanah Datar (SUMBAR),HN-Kabar gembira untuk masyarakat Tanah Datar, terutama masyarakat petani, pasalnya Program Unggulan (Progul) Bajak Gratis Tanah Datar hari ini resmi dilaunching, bertempat di di Sawah Pincuran Jambu Jorong Sitakuak, Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Rabu (02/02).Akhirnya program yang selama ini dinanti-nantikan masyarakat Tanah Datar bisa dinikmati masyarakat Tanah Datar. Program Bajak Gratis ini adalah perdana dan baru satu-satunya di Sumatera Barat.
Terbayarkan sudah janji kampanye pasangan Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian, dengan kerja keras dan perjuangan yang panjang dapat merealisasikan Program Unggulan (Progul) Bajak Gratis ini.
Menurut pantauan HN di lapangan, masyarakat serta undangan yang hadir nampak antusias dan sangat gembira menyambut Launching Progul Bajak Gratis.
Acara dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jefri Masrul, perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Perwakilan Unand Padang, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Direktur Politani Payakumbuh, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Prov. Sumbar, Kadis PSDA Prov. Sumbar, Ketua DPRD Tanah Datar, Kepala OPD se-Tanah Datar, Camat dan Wali Nagari se-Tanah Datar, Penyuluh Pertanian, Kelompok Tani dan undangan lainnya.
Bupati Eka Putra sempat curhat terkait lahirnya program Bajak Gratis yang digadang-gadangkan sebagai salah satu program unggulan di Tanah Datar.
‘’Setiap melewati hamparan sawah yang luas ini, saya masih ingat lebih dari setahun yang lalu, saya dan Pak Wabup berkeliling di Kabupaten Tanah Datar sebagai calon Kepala Daerah waktu itu, keluar masuk kampung, dari satu nagari ke nagari dan paling banyak berjumpa petani. Karena, sebagian besar penduduk Tanah Datar adalah petani. Ketika menemui petani di sawah, kita mendengarkan cerita semakin hari petani semakin susah. Kami mendapati persoalan utama petani semakin tingginya biaya produksi. baik untuk alsintan, pupuk, maupun panen. Belum lagi banyaknya irigasi yang rusak dan tidak berfungsi maksimal,” ujar Eka Putra.
Dari itulah sebut Eka-Richi , akhirnya membuat empat Program Unggulan dijanjikan ke masyarakat berkaitan dengan pertanian.
“Salah satunya, Program Bajak Gratis yang di Launching sekarang. Sektor pertanian merupakan sektor prioritas, sebagaimana dituangkan dalam misi ke-dua RPJMD Kabupaten Tanah Datar Tahun 2021-2026, yaitu meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Tanah Datar dan perluasan lapangan kerja berbasis pertanian, industri dan UMKM,” sebutnya.
Sektor pertanian memiliki peranan yang penting terhadap perekonomian di Kabupaten Tanah Datar, Hal ini dapat terlihat dari kontribusi sektor pertanian pada Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2020 sebesar 29,81 persen.
Oleh karena itu, dari sepuluh program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar, Maka empat item Program Unggulan (Progul) berada pada sektor pertanian, diantaranya Layanan Bajak Gratis, Asuransi Usaha Tanaman Padi (Autp) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (Auts), Pembangunan Dan Rehabilitasi Irigasi, serta Peningkatan Kuota Pupuk Bersubsidi.
Bupati mengatakan, jika program ini merupakan sebagai langkah awal, dan tentunya masih banyak kekurangan. Namun, tentunya masih butuh banyak perbaikan dan pematangan. Oleh karena itu, Bupati berharap dari setiap kalangan untuk memberikan masukan agar program ini berjalan dengan baik.
Meski begitu, bagi Pemerintah Daerah, diluncurkannya program ini merupakan obat tersendiri terutama dalam menepati janji kepada masyarakat oleh Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian.
Menurut Eka, diluncurkannya program unggulan layanan Bajak Gratis ini seakan menjadi obat bagi dirinya dan wakil bupati. Setiap hari sejak setahun terakhir mereka mengaku selalu dirudung di berbagai media sosial dengan banyak nada miring dan cemooh bahwa Pemkab Tanah Datar dibawah kepemimpinan Eka Putra dan Richi Aprian tidak akan mampu mewujudkan janji kampanye layanan Bajak Gratis ini.
“Namun, hari ini, berkat kerja keras seluruh OPD, program ini berhasil kita luncurkan. Jujur, ini bukan hal yang mudah. Dari seluruh program unggulan, ini yang paling rumit, sekaligus dinanti-nantikan masyarakat Tanah Datar,” bebernya.
Kepada masyarakat Tanah Datar, Bupati menyampaikan, jika ini adalah tahun pertama Program Layanan Bajak Gratis Ini dilaksanakan di Tanah Datar, Bahkan di Sumatera Barat.
“Untuk itu, jika dalam pelaksanaannya masih ada yang belum sempurna, kami mohon diberi masukan dan saran. Kami bekerja siang malam hanya dengan niat bagaimana yang sudah tertuang dalam RPJMD bisa terwujud dan membantu menyejahterakan masyarakat,” harapnya.
Kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu daerah sentra produksi padi di Sumatera Barat. Produksi padi di Kabupaten Tanah Datar tahun 2021 sebesar 314.917 ton, dengan produktivitas 5,73 Ton/Ha, dan Indek Pertanaman (IP) sebesar 2,56 pertahun.
Sedangkan produksi beras di Kabupaten Tanah Datar selain untuk memenuhi kebutuhan lokal, juga dipasarkan ke kabupaten dan provinsi tetangga, karena telah melebihi kebutuhan dalam kabupaten. Pada tahun 2021, Tanah Datar surplus beras sebesar 147.188 Ton.
“Beberapa permasalahan dalam pengembangan tanaman padi kurangnya Alsintan di tingkat petani, tingginya biaya produksi, terutama biaya pengolahan lahan dan kurangnya kuota pupuk bersubsidi di tingkat petani. Dalam rangka efisiensi usaha tani, peningkatan percepatan tanam dan indeks pertanaman serta meningkatkan kesejahteraan petani, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar menetapkan program unggulan berbasis teknologi yaitu layanan Bajak Gratis,” jelasnya.
Dengan adanya Program Bajak Gratis ini, diharapkan dapat mengurangi biaya pengolahan lahan di tingkat petani, percepatan tanam, meningkatkan Indek Pertanaman (IP), meningkatakan meningkatakan produksi dan peningkatan pendapatan serta kesejahteraan petani. (DT/Mr)