Pelantikan Pejabat Fungsional, Kalapas Marten : Jaga Integritas, Kerja Tuntas d Kerja Cerdas

Bukittinggi (SUMBAR), HN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bukittinggi melalukan pelantikan Pejabat Fungsional Pembina Keamanan Pemasyarakatan dan sekaligus menerima penyerahan plakat dari Taruna Poltekip – 57 tanda telah berakhirnya Orientasi Lapangan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono memimpin Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Pembina Keamanan Pemasyarakatan dan Pengamanan Pemasyarakatan, Jumat (14/7).l di Gedung Ditjenpas dan secara Virtual Zoom oleh UPT Pemasyarakatan di wilayah.

Empat orang petugas Lapas Bukittinggi, turut serta dilantik dan dikukuhkan secara Virtual Zoom di ruangan Aula Lapas. Mereka yang dilantik adalah dua orang dari Pejabat Struktural Partomuan, SH, M.Si sebagai Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Madya di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Sumatera Utara dan Elrizal, Amd, SH sebagai Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Muda di Lapas Bukittinggi dan dua orang lagi adalah pelaksana pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi yaitu David Surya Wijaya dan Tri Dharma Yudha sebagai Pembina Keamanan Pemasyarakatan Alhi Pertama di Lapas Bukittinggi .

JFT ini merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil, yang ditetapkan dan diundangkan pada tanggal 18 April tahun 1994.

Dalam amanatnya kepada para pejabat yang telah diambil sumpahnya, Sesditjenpas Heni menjelaskan bahwa hadirnya Pejabat Fungsional di bidang Keamanan dan Pengamanan ini merupakan salah satu hasil kerja keras Kemenkumham dalam membangun Pemasyarakatan. Hal tersebut juga ditekankan dengan adanya kebutuhan petugas pengamanan dan keamanan yang berkompetensi agar unit kerja Pemasyarakatan selalu aman, teratur dan tertib, serta hadirnya payung hukum berupa Undang – Undang Pemasyarakatan.

“Kepada petugas khususnya yang baru saja dilantik, agar dapat menjalankan tugas dan fungsi mereka dalam menegakan keamanan dan ketertiban tanpa adanya diskriminasi agar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bisa menjadi warga negara yang baik setelah menjalani pembinaan” ujar Heni.

“Mengembalikan orang yang tersesat ke jalan yang benar merupakan tugas mulia dalam Pemasyarakatan, oleh sebab itu jaga dengan baik amanat dan jabatan yang saudara emban dan hilangkan stigma – stigma yang mencoreng nama baik Pemasyarakatan di mata masyarakat” pesan Heni.

Menutup amanatnya Sesditjenpas Heni menyampaikan selamat bertugas kepada para pejabat yang baru dilantik dan berharap agar semua pihak bisa semakin baik dalam menjalankan tugas dan kewajiban.

Sementara Kalapas Bukittinggi, Marten menyampaikan ucapan selamat kepada empat orang Pejabat Fungsional yang telah dilantik serta berharap agar dalam melaksanakan tugas kedepan tidak melupakan sumpah jabatan.

Kalapas juga mengharapkan agar dalam pelaksanaan tugas jabatan yang baru dapat menjaga integritas, kerja tuntas dan kerja cerdas.

Kegiatan pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat dari Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan yang sebelumnya telah melaksanakan Orientasi Lapangan di lapas Bukittinggi. (DT//FD/Red)