
Tanah Datar,hulunews.net,-.Musrenbang Nagari Sumanik,Kecamatan Salimpaung di gelar Senin, 18 Februari , di aula kantor Wali Nagari setempat.
Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma; Kadis Kesehatan Tanah Datar Dr.Yesrita Z,M.Kes;Sekretaris Dinas Pendidikan Lisda.M,MM; Ketua Tim Musrenbang Zulkifli; Anggota DPRD Propinsi Sumbar Bukhari Dt. Tuo, anggota DPRD Tanah Datar Syahrial dan Dedi Edmon; Pimpinan OPD, Camat Salimpaung Liza Martini dan Forkopimca; Wali Nagari beserta perangkat nagari; perantau; tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya Wabup kembali mengingatkan kepada masyarakat pembangunan jangan diidentikan dengan pembangunan fisik, akan tetapi membangun non fisik juga sangat dibutuhkan, di antaranya peningkatan sumber daya manusia, ekonomi, peningkatan pengamalan agama, adat dan budaya, di mana belakang ini kita sangat prihatin dengan keresahan masyarakat yang belum pernah terjadi sudah terjadi seperti semakin maraknya LGBT dan perbuatan menyimpang lainnya.
Ketua Tim Pembina Musrenbang kabupaten Tanah Datar Zulkifli, katakana kehadiran tim adalah untuk mendengar dan mencatat aspirasi masyarakat serta mengelompokkan usulan tersebut sesuai bidang kegiatannya dan mensinkronkannya dengan RPJMD kabupaten.
Ia tambahkan kepada wali nagari beserta perangkatnya juga diharapkan bisa memanfaatkan seluruh potensi yang ada di nagari. “Silahkan kelola dan manfaatkan dana dan potensi yang ada di nagari dengan baik untuk pembangunan yang akan berujung kepada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu nagari juga diharapkan bisa mencari peluang lainnya seperti dana bantuan perantau, lembaga pendidikan dan CSR untuk melakukan pembangunan, sehingga tidak hanya tergantung dengan anggaran yang ada.
Zulkifli juga menyarankan agar dana yang masuk ke nagari bisa dikelola secara baik menggunakan prinsip swakelola. Artinya nagari disarankan bisa memanfaatkan sumber daya alam dan manusia yang ada di nagari terlebih dahulu, sebelum menggunakan yang lainnya. Serta diakhir kegiatan membuat laporan secara akuntabel, transparan kepada masyarakat.
Sementara itu Anggota DPRD Propinsi Sumbar Bukhari Dt Tuo juga sepakat dengan apa yang disampaikan wabup dan Tim. Menurutnya berbicara tentang pembangunan tentu tidak terlepas dari faktor kemauan dan semangat dari masyarakat itu sendiri, sementara pemerintah tinggal mengarahkan dan menjalankannya saja..
Wali nagari Sumanik Irama Yandi menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan nagari Sumanik pada tahun 2020 tetap fokus ke[ada pembangunan fisik dan non fisik.Pada pembangunan fisik di antaranya ada beberapa rencana lanjutan pengecoran jalan rabat beton, perbaikan saluran irigasi dan pembangunan pabrik mini pengelola kakao. Disamping itu juga ada rencana pembangunan yang bersifat non fisik, seperti pelatihan bagi pengurus KAN, Bundo Kanduang, pengurus dasa wisma, serta pelatihan bagi guru-guru TPA dan pelatihan teknologi tepat guna bagi masyarakat. (ZZ.Dt.Malako)