Menimbulkan Syukur Dalam Diri Siswa

Menimbulkan Syukur Dalam Diri Siswa

Oleh: MULYENI, S.Ag.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMPN 3 Kota Sawahlunto

Syukur adalah satu kata tetapi memiliki makna yang sangat mendalam. Syukur merupakan ungkapan hati seseorang yang diungkapkan dalam rasa syukur. Bisa saja syukur terhadap semua nikmat dan rahmat yang telah dilimpahkan Allah SWT. Baik itu nikmat kehidupan, kesehatan, rezeki dan yang paling terpenting adalah nikmat iman dan islam.

Rasa syukur ini harus selalu ditumbuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Begitu juga dalam kehidupan di sekolah. Guru harus mampu menimbulkan rasa syukur dalam diri siswa. Hal ini bertujuan agar siswa menjadi terbiasa untuk selalu bersyukur dalam hidupnya dimanapun dia berada.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan guru dalam menimbulkan rasa syukur pada siswa. Diantaranya guru harus bisa menjadi contoh dalam penerapan rasa syukur yang terlihat dari sikap dan perilakunya. Guru juga bisa memberikan nasehat dan arahan kepada siswa tentang pentingnya rasa syukur. Sekecil apapun nikmat yang diperoleh harus disyukuri. Guru juga dapat menyampaikan firman Allah SWT dalam surat Ibrahim ayat 7 yang artinya: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. Dari ayat tersebut terlihat betapa pentingnya rasa syukur itu ada dalam diri kita. Allah SWT saja berjanji akan mau menambah semua nikmat-Nya. Tetapi kalau kita tidak mempunyai rasa syukur maka Allah SWT tidak akan memberikan lagi tambahan nikmat-Nya kepada kita.

Guru dapat memberikan contoh kecil dari nikmat Allah yaitu nikmat kesehatan. Dengan sehat kita dapat melakukan segala macam aktifitas dan kegiatan. Kalau kita lihat begitu banyaknya orang lain yang sakit, tidak bisa pergi ke mana-mana. Jadi sudah seharusnya kita bersyukur kepada Allah SWT.

Guru juga dapat menyuruh siswa untuk mengaplikasikan rasa syukur ini dalam pembelajaran dan kehidupannya. Misalnya jika ada anak memperoleh nilai yang tinggi atau bagus jangan lupa untuk selalu bersyukur dengan mengucapkan alhamdulillahirabbil’alamiin yang berarti segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Hal ini akan menyebabkan siswa menjadi anak yang punya sikap rendah hati dan tidak sombong.

Selain itu juga bisa dengan membiasakan diri siswa untuk mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan atau pertolongan yang telah diberikan seseorang. Baik itu bantuan teman, orang tua maupun guru. Contoh di kelas misalnya setelah meminjam alat tulis teman, seperti buku, pena dan lainnya, jangan lupa mengucapkan terima kasih.

Selain itu juga bisa berterima kasih kepada guru atas segala ilmu yang telah diberikannya. Caranya dengan rajin mendengarkan nasehat dan pelajaran yang diberikan guru. Bersikap santun kepada guru juga merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan.

Rasa syukur juga bisa dilakukan atas segala perhatian dan kasih sayang yang telah diberikan oleh orang tua. Guru dapat menjelaskan kepada siswa begitu banyak jasa orang tua mulai dari kecil hingga sekarang. Kita dapat mensyukuri itu semua dengan patuh, taat dan mau mendengarkan segala perkataan orang tua. Bisa juga dengan menunjukkan rasa kasih sayang dan menghormati orang tua.

Yang terpenting cara bersyukur adalah dengan menjalankan segala perintah Allah SWT seperti sholat, mengaji dan berbuat baik. Selain itu menjauhi segala larangan-Nya seperti berbohong, mengejek teman dan melakukan perbuatan tercela. Semoga kita dan juga siswa-siswi di sekolah menjadi hamba Allah yang selalu bersyukur.  Aamiin ya rabbal ‘aalamiin……