
Sawahlunto, hulunews.net- Desa Sikalang, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto tidak ‘’Lockdown’’ tetapi diberlakukan ‘’PSBB Selektif’ .
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Sikalang Edi Nerwin Dauly, Selasa, 26 Mei 2020 terkait berita yang beredar di Media yang menyatakan bahwa Desa Sikalang dalam ststus ‘’Lockdown’’.
Edi Nerwin Dauly menyampaikan bahwa terkait berita tersebut Walikota Deri Asta bersama Kapolres Sawahlunto AKBP Junaidi Nur serta Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Sawahlunto meakukan kunjungan ke Desa Sikalang pagi tadi untuk memastikan situasi dan kondisi Desa Sikalang.
‘’Ada 84 warga Sikalang yang akan di Tes Swab termasuk 12 orang warga yang sebelumnya dikarantina kemudian dipulangkan kemarin siang’’ jelas Edi.
‘’Desa Sikalang tidak di Lockdown tetapi PSBB selektif, masih bisa orang keluar dan masuk tetapi harus jelas tujuannya, termasuk warga Sikalang yang ingin keluar’’ tambahnya.
Dari 12 orang tersebut akhirnya diambil kebijakan yang 12 orang tersabut dipulangkan dan dikarantina di Desa Sikalang di TK dan TPA milik Desa.’’Kepulangan dari 12 warga tersabut, disebabkan mereka tidak mematuhi peraturan karantina di BDTBT, sebab sudah disediakan kamar sendiri tetap t berkelok bahkan membuat video dan disebarkan ke Medsos’’ ujarnya.
‘’Selanjutnya mereka dijaga oleh Lintas agar mereka tidak berkelompok dan 72 orang lagi akan di Tes Swab berikutnya.Tadi pagi ketika Wako berkunjung ke 12 orang tersebut dijemput oleh Tim gugus tugas untuk melaksanakan Tes Swab di BDTBT selanjutnya. Tidak ada yang dipulangkan untuk kedua tersebut’’ kata Edi menjelaskan.
Sementara untuk yang terdeteksi positif Edi Sucipto dan Dwi Carlina tetap dikarantina di BDTBT sampai saat ini.
Sedangkan mengenai kebutuhan Warga Sikalang Edi Nerwin Daulay menjelaskan bahwa untuk sementara mengenai kebutuhan pokok masyarakat Desa Sikalang masih terpenuhi satu minggu kedepan di seputar warung, kedai dan Minimarket yang ada di Sikalang.
” Untuk kebutuhan sayur-mayur kita mendatangkan mobil mobil penjual sayur di perbatasan dan silahkan warga berbelanja. Untuk produksi UMKM masyarakat yaitu tempe, tahu dan tauge yang telah telanjur di produksi untuk dijual di pasar Talawi akan kita bantu pengantarannya oleh Petugas, dan sisanya akan dibantu Petugas penjualannya di seputar Desa Sikalang juga,” jelasnya. (Z.Z.Dt.Malako)