Ditandai dengan Peniupan Pupuik Batang Padi, Festival Balukuak Bajarami Nagari Kumango Resmi Dibuka

FB IMG 1663413851792

Tanah Datar (SUMBAR), HN – Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar didampingi Wali Nagari Kumango Iis Zamora Putra, S.Pd, Mantan Bupati Tanha Datra 2 Periode M.Shhadiq Pasadique, Mantan Wabup dan Bupati Zuldafri Darma meniup “Pupuik” (peluit) Batang Padi sebagai pertanda dibukanya secara resmi Satu Nagari Satu Event ” Festival Baluluak Bajarami” Nagari Kumango, Kecamatan Sungai Tarab. Acara pembukaan digelar di Halaman Masjid Amarullah Kumango, Sabtu (17/09/2022).

Festival Baluluak Bajarami ini merupakan pergelaran Program Unggulan (Progul) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tanah Datar Satu Nagari Satu Event yang ke -8 dari 14 Nagari yang akan melaksanalan Progul ini.kembali digelar. Kali ini giliran Nagari Kumango, Kecamatan Sungai Tarab. Festival ‘’Baluluak Bajarami’, akan dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu-Minggu (17-18 September 2022).

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Bupati Tanah Datar dua periode (2005-2010 dan 2010-2015) Ir.M.Shadiq Pasadigoe, SH.,MM, mantan Wakil Bupati dan Bupati Zuldafri Darma, SH, Ketua GOW Tanah Datar Ny. Patty Richi Aprian, Camat, Wali Nagari se-Kecamatan Sungai Tarab, Tokoh Perantau serta undangan lainnya. Tak ketinggalan masyarakat yang antusias menyaksikan acara tersebut.

Wali Nagari Kumango Iis Zamora Putra, S.Pd dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Nagari Kumango serta Perantau yang sangat mendukung terselenggaranya Festival Baluluak Bajarami ini.

Screenshot 2022 0918 015758

‘’Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Nagari Kumango, Alhamdulillah mendapat respon dan dukungan cukup besar dari masyarakat, baik yang berdomisili di kampung maupun yang di rantau.Bukan hanya dukungan namun perantau kita ramai-ramai pulang kampung menyaksikan acara kita hari ini” ujar Iis Zamora.

Iis Zamora juga menceritakan filosofi Silek Kumango yang terkenal, bahwa Silek Kumango bermakna silaturahmi. Silek Kumango memberikan makna ‘’di lahie mancari kawan, di batin mancari Tuhan’’ atau dapa diartikan menjalin persaudaraan sesama manusia dan beribadah hanya kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

“Festival ini memiliki makna bagaimana mengolah sawah, mulai dari mencangkul, mengairi, menanam padi hingga memanen padi” pungkasnya

Wabup Richi Aprian dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Nagari Kumango yang telah mensukseskan Progul Satu Nagari Satu Event dengan menyuguhkan Festival Baluluak Bajari.’’Atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan apresiasi kepada masyarakat Nagari Kumango yang menyelenggarakan event ini. Siapa yang tidak kenal dengan Nagari Kumango, yang terkenal sebagai Nagari unggulan di Tanah Datar, yang terkenal dengan Silek Kumangonya. Di Nagari Kumango ini juga banyak melahirkan tokoh-tokoh, banyak pengusaha’’ ujar Wabup.

IMG 20220917 WA0012

Wabup berharap agenda ini bukan agenda Festival Budaya saja, tapi juga dapat ‘’membangkik batang tarandam’’ dalam menggali potensi di Nagari Kumango kedepannya.

“Banyak tokoh besar di Nagari Kumango, ada silek Kumango, dagang Kumango, betapa hebatnya perantau dari Kumango, ini adalah salah satu potensi yang membuat masyarakat Kumango bangga,” lanjut Wabup.

Wabup juga berharap dengan diselenggarakannya Festival Baluluak Bajarami ini dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan pariwisata di Tanah Datar, menggali potensi nagari secara maksimal sehingga dapat mendatangkan pendapatan bagi Nagari dan masyarakat, karena dalam setiap pelaksanaan Progul Satu Nagari Satu Event ini selain kearifan lokal daerah yang ditampilkan juga disediakan stan pameran produk UMKM dan kuliner asli daerah masing-masing.

Selesai acara pembukaan Wabup Richi Aprian melepas arak-arakan pawai yang menapilkan Adat Salingka Nagari menuju lokasi Festival Baluluak Bajarami. (DT/MR)