Musrenbang Tapi Selo ‘Anggota Dewan Jon Kompol Sorot Tentang Silpa’

Tanah Datar,hulnews.net- Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Tanah Datar saat memberikan pandangannya terhadap Musrenbang  Nagari Tapi Selo,Kecamatan Lintau Buo Utara yang digelar hari Kamis 14 Februari 2019 lalu di Aula Masjid Raya Tapi Selo.

Jon Kompol (Sapaan akrab) yang merupakan anggota DPRD Tanah Datar menyampaikan tentang pembangunan yang dilakukan harus bermanfaat,jadi azas kebutuhan pembangunan harus diutamakan dalam kegiatan.Selain itu pemerataan pembangunan dalam segala aspek harus melihat kepada keberimbangan,keadilan dan sesuai dengan kebutuhan yang diprioritaskan/mendesak.

Jon Kompol juga menyorot tentang masalah SilPa,kenapa bisa terjadi… ?? Apa sebabnya… ?? “Jadi masalah SilPa ini harus dicarikan solusi dan ditlusuri penyebabnya,sehingga kedepannya tidak terjadi SilPa sesuai dengan cita-cita Wali Nagari M.Natsir” ujar beliau.

Di akhir penyampain Anggota Dewan mengajak dan menghimbau agar masyarakat dan seluruh elemen baik di nagari maupun di Pemerintahan Kabupaten untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketentraman di tengah-tengah masyarakat,karena bagaimanapun juga rasa aman dan tentram adalah hal yang paling utama yang diperlukan masyarakat untuk menjalani aktivitas sehari-hari dalam membangun kehidupannya.Apabila rasa aman dan rasa tentram itu sudah tercipta maka akan memdukung pembangunan dalam masyarakat. Sebelumnya Wali Nagari M.Natsir yang membuka acaraMusrenbang menjelaskan paparannya secara gamblang tentang keadaan geografis nagari,jumlah penduduk,jumlah uang masuk dan uang keluar ke nagari Tapi Selo.

M.Natir juga menjelaskan kegiatan Nagari pada tahun 2018 yang lalu dan menerangkan rencana kegiatan nagari tahun 2019 serta rancangan kegiatan nagari tahun 2020 yang akan datang,sesuai dengan kesepakatan bersama dalam pra musrenbang. “Jadi kegiatan Nagari Tapi Selo tahun  2019 dan 2020 menitikberatkan kepada kegiatan fisik dan non fisik” tegas M.Natsir.

Wali Nagari M.Natsir juga berjanji dan bertekad akan berusaha menggunakan anggaran semaksimal mungkin sehingga kedepannya nagari tidak terjadi SilPa,tentunya hal tersebut harus didukung oleh semua elemen masyarakat sehingga kegiatan bisa terlaksana sesuai jadwal.Tanpa dukungan dan kerja sama semua pihak  mustahil rencana kegiatan bisa berjalan dengan baik.Karena itu beliau juga berharap agar seluruh elemen yang ada di nagari berjibaku dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Sementara itu laporan Panitia Musrenbang Nagari Tapi Selo disampaikan oleh Sekretaris Nagari Hamdanis.Wali Nagari Tapi Selo juga menyrahkan hasil Musrenbang Nagari kepada Tim Kabupaten dan DPRD Tanah Datar.

Pada kesempatan yang sama Ketua Tim Musrenbang Kabupaten Alfian Jamrah dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa musrenbang hendaknya menitikberatkan pada sektor pertanian,termasuk pemberdayaan padi salibu yang bisa menekan biaya produksi bagi petani.Beliau juga menyarankan agar ilmu agama dan adat juga diprioritaskan,agar bisa mewujudkan ‘Adat Basandi Syarak,Syarak Basandi Kitabullah’.

Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Tanah Datar; Tim Musrenbang Kabupaten yang diketuai oleh Alfian Jamrah; Forkopinca Kecamatan Lintau Buo Utara; BPRN Tapi Selo; Lembaga Unsur; Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya. (ZZ.Dt.Malako)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *