Wabup Zuldafri : Mari Bersinergi dengan Pemerintah, Masyarakat dan Perantau dalam Membangun dan Memajukan Nagari

1c1c8347 13f1 4777 8933 64ee6d21e70f 1

Tanah Datar, hulunews.net,-  Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat yang dikenal sebutan Luhak Nan Tuo memiliki beragam adat-istiadat dan budaya yang beragam. Tidak heran jika Kota Batusangkar yang merupakan Ibukota Kabupaten Tanah Datar dikenal dengan sebutan ‘’Kota Budaya’’. Berbagai potensi wisata budaya yang mengandung nilai-nilai sejarah masa lalu banyak terdapat di Batusangkar, mulai dari Istano Basa Pagaruyung yang tersohor hingga ke berbagai belahan dunia dan masih banyak potensi wisata lainnya yang juga tak kalah terkenal seperti Puncak Pato, Nagari Tuo Pariangan yang terkenal dengan Desa Terindah di Dunia, dan masih banyak lagi yang lainnya.Tidak hanya itu potensi yang ada di Nagari-Nagari pun banyak yang unik, seperti kesenian tradisional dan pertunjukan silat.

Meskipun Tanah Datar minim dengan Potensi Sumber Daya Alam Anak (SDM) namun  memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berlimpah. Untuk itu harus ada sinergi antara Pemeintah, Masyarakat dan Perantau dalam membangun dan memajukan Nagari.

Menurut keterangan Humas Tanah Datar, hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma pada saat menghadiri acara silaturahmi anak  Nagari Rao-Rao, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar.Silaturahmi yang digelar  bersama para perantau Nagari Rao-Rao tersebut digelar Sabtu, 1 Agustus 2020 kemaren  di surau Baruah Al-Hidayah, Jorong Carano Batirai, Nagari Rao-Rao.

‘’Kita memang tidak memiliki Sumber Daya Alam memadai, tetapi kita mempunyai Sumber Daya Manusia berlimpah, dengan bersinergi antara pemerintah, masyarakat maupun perantau, harapan memajukan nagari akan terwujud dengan baik. Untuk itu mari kita tingkatkan kerjasama dan sinergi Pemerintah, masyarakat dan para perantau” ujar Zuldafri.

Wabup Zuldafri yang berkesempatan menyaksikan potensi anak nagari seperti pertunjukan silat, tahfiz Al-Quran dan sebagainya menyatakan kagum dan memberikan apresiasi positif terhadap kepiawaian anak Nagari Rao-Rao.

 “Kita mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih atas jamuannya, potensi nagari yang begitu banyak ini, mari terus kita kembangkan” ujar Wabup Zuldafri.

Tak hanya bertujuan untuk menyambung tali silaturahmi, acara yang dibalut dengan suasana penuh keakraban itu juga sebagai wadah penampung harapan masyarakat Rao-Rao untuk lebih baik lagi ke depannya.

Senada dengan apa yang disampaikan Wabup Zuldafri, Camat Sungai Tarab Afrizal , SE mengatakan melalui acara silaturahmi tersebut menjadi cikal bakal pembangunan di Nagari Rao-Rao.

“Pemerintah daerah butuh perantau, ke depan kita berharap pembangunan terus dilanjutkan dengan lebih melibatkan potensi perantau guna mesejahterakan kampung halaman yang kita dicintai ini” ujar Afrizal.

Sementara itu, mewakili tokoh masyarakat Fahmi Muhammad mengatakan acara tersebut telah lama tidak terlaksana dan berharap acara seperti itu dapat terlaksana setiap tahunnya.

“Mudahan-mudahan acara silaturahmi ini dapat membawa hikmah kepada kita semua, terima kasih kepada masyarakat dan perantau mengagas ini demi kemaslatan kita semua,” ujar Fahmi Mauhammad saat itu didampinggi ketua pengurus surau Baruah Al-Hidayah H. Erimen serta disaksikan tokoh masyarakat, ketua pemuda, masyarakat dan perantau nagari rao-rao.

Dalam acara tersebut Anak Nagari Rao-Rao unjuk potensi dengan menampilkan Silat, Tahfis dan berbagai macam potensi lainnya yang dimiliki nagari Rao-Rao. (Z.Z/)