Respon PPL: AZIZAH Terhadap Masalah Poktan Sumur Betung… !!!

tindak lanjut masalah poktan sumber betung syamsuddin kabid penyuluhan distan gelar rapat dengan upt

Tanah Datar,hulunews.net-Menindaklanjuti pemberitaan Kelompok Tani Sumur Betung 28 Januari kemaren,Tim HuluNews tidak berhenti sampai di situ saja.Tim HuluNews terus mengorek informasi lebih lanjut.

Senin sore Tim HuluNews berhasil menghubungi PPL Pertanian Padang Ganting Azizah via telephon.Azizah selaku PPL Pertanian dan Pangan  mengatakan bahwa ia baru saja baru saja mengikuti rapat di Kantor Wali Pangan,sebelumnya ia tidak bisa ditelfon karena ada yang meninggal dunia.Tim HuluNews pun saling kenal dengan Bu Azizah.Dalam pembicaraan via telephon tersebut Azizah mejelaskan hasil pertemuan Poktan Sumur Betung dengan Pihak Dinas pada Kamis,24 Januari lalu yang sesuai dengan isi berita ke 3 yang ditayangkan Media HuluNews.

Azizah berjanji akan terus membina dan mencarikan solusi permasalahan kelompok Tani Sumur Betung tersebut.Beliau juga menyayangkan kejadian permasalahan Kelompok Tani Sumur Betung,padahal Pemerintah memberikan bantuan peralatan denga tujuan memudahkan pekerjaan petani dalam kelompok dan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga kelompok.

“Operator mesin bajak Kelompok Tani Sumur Betung dalam rapat yang lalu juga sudah mengakui kekhilafannya,dan kedepannya berjanji hal tersebut tidak akan terjadi lagi”ujar Azizah .

Sementara anggota Kelompok Tani Sumur Betung yang lain melalui Pak Eri Kelana dan Buk Mega juga mengatakan kalau kelompok mempunyai hutang pada oknum pengurus sebesar Rp.4.000.000,- (Empat Juta Rupiah).Dana tersebut digunakan untuk pembelian Mesin Bajak Kelompok Tani Sumur Betung,padahal Poktan sudah mendapatkan bantuan peralatan mesin bajak.

Semakin banyak berita yang diturunkan semakin banyak pula masukan Bahan Kelompok Tani Sumur Betung untuk mengklarifikasi dan menyelesaikan permasalahannya.“Padahal mesin didapat dari bantuan jadi buat apa lagi uang yang terhutang… ??? Sungguh aneh bukan saja peralatan yang tidak bisa dipakai anggota kelompok,belum lagi pembukuan kas yang hanya tinggal 500 ribu saja,tetapi juga hutang yang harus ditanggung Poktan Sumur Betung.Ibarat kata pepatah Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula,Berdiri Dipukul Dihajar Lagi ” ujar Pak  Eri Kelana bersama Ibu Mega yang ditemui Tim HuluNews di kediamannya.

Semoga Wali Nagari Padang Ganting bersama PPL dan Pihak Dinas segera mengklarifikasi dan meluruskan permasalahan yang ada dalam Kelompok Tani Sumur Betung sehingga masalah ini tidak belarut-larut dan kesenjangan dalam kelompok tani Sumur Betung bisa segera teratasi. Sementara Pihak Kelompok Serba Usaha Ghanesa juga berharap agar Pihak terkait tersebut meninjau ulang kondisi kelompok mereka dan dapat memberikan bantuan dan pembinaan  sesuai dengan kebutuhan kelompok yang ada.Begitu juga dengan kelompok-kelompok tani yang lain di Nagari Padang Ganting khususnya dan di Tanah Datar umumnya agar mendapat pembinaan sehingga kesejahteraan dan swa sembada pangan seperti yang dicita-citakan dapat terwujud. (ZZ.Dt.Malako)