Proyek Puskesmas Talawi Terus Tingkatkan Progres dan Tunjukkan Tanda-Tanda akan Selesai

10f00ea7 e41c 4673 ba52 6852a4c47be4

Sawahlunto (SUMBAR), hulunews.net –Meski banyak pihak yang meragukan Mega Proyek Puskesmas Talawi akan selesai di tahun 2020, namun hingga saat ini Pengerjaan Proyek Puskesmas Talawi terus menampakkan hasil yang kian meningkat dan tanda-tanda akan selesai. Terbukti hampir semua item pekerjaan telah dilaksanakan yang sebagian besar telah selesai dan sebagiannya lagi saat ini sedang dalam tahap pengerjaan. Tim Pelaksana proyek saat ini juga tengah melakukan percepatan-percepatan pekerjaan untuk mencapai target sesuai dengan yang diharapkan.

Meski acap kali mendapat tudingan miring dan diragukan akan selesai, namun Pihak Kontraktor Pelaksana bersama Konsultan Pengawas tetap optimis akan melakukan yang terbaik untuk pembangunan Puskesmas Talawi.

Proyek Penambahan Ruang Baru dan Pembangunan Rumah Jabatan (Dokter, Perawat, Bidan)  Puskesmas Talawi, Kota Sawahlunto yang dikerjakan oleh PT. Verbeck Mega Perkasa  (PT.Vegasa)  bukan dikerjakan secara asal-asalan saja, namun semua mengikuti prosedur dan aturan main yang telah ditetapkan dan disepakati dalam kontrak.Namun herannya banyak pihak-pihak dan oknum-oknum di luar sana yang meragukan dan mencela bahkan memberikan tundingan-tudingan yang seharusnya tidak diberikan.

Seperti baru-baru ini Proyek Puskesmas Talawi yang dibiayai dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK)    fisik  tahun 2020 ini kembali dihantam oknum yang tidak bertangungjawab. Setelah beberapa waktu lalu oknum-oknum tersebut memberitakan bahwa  pengerjaan proyek Puskesmas Talawi seolah terkesan lambat, baru-baru ini kembali oknum yang lain ikut memberitakan dengan menekankan  bahwa ‘’Mega Proyek di Kota Sawahlunto , Akankah Siap pada Akhir Tahun 2020’’.Namun meski terus dicerca dan diragukan tidak akan selesai, namun PT. Vegasa beserta Tim serta Pihak Konsultan Pengawas tetap optimis menyelesaikan Proyek Puskesmas Talawi dan akan mempersembahkan yang terbaik untuk masyarakat dan kampung halaman, Sawahlunto.

Steatmen yang meragukan selesainya pekerjaan pembangunan Puskesmas Talawi tersebut  akhirnya dibantah tegas oleh  Asriben, ST selaku Kepala Konsultan Pengawas dan juga Redi Ismed selaku Project Menejer PT. Vegasa,  sewaktu bincang-bincang  dengan hulunews.net, Senin, 16 November 2020.

 ‘’Kita bersama-sama berusaha sekuat tenaga menyelesaikan Proyek Puskesmas ini tepat pada waktunya. Semua isu dan praduga di luar sana biarkan saja karena mereka bukanlah orang Teknik,  jadi mereka tidak begitu paham soal pengerjaan fisik. Mereka hanya bisa menganalisa sesuai pikiran mereka sendiri tanpa memikirkan kendala di lapangan. Dan betapa kita juga ingin pekerjaan ini tuntas dan selesai karena ini juga nama baik kontraktor sebagai rekanan dan kami sebagai konsultan’’ jelas Asriben, ST yang akrab dipanggil Pak Ben ini.

Sedangkan jika di lihat kondisi di lapangan pengerjaan sudah 80 %, diantaranya pasangan dinding bata, plesteran dan acian sudah hampir selesai; atap sudah terpasang, plafon juga sedang dalam pengerjaan dan masih banyak item-item lainnya yang sedang dalam percepatan pengerjaan.

df71fbb1 036d 4c00 bb75 8f2aa5fbcf10

‘’ Progres di lapangan saat ini sudah mencapai 80 % , dan semua item pekejaan sedang disuahakan percepatannya. Selain  bahan-bahan yang dibutuhkan  sudah hampir semuanya stay  di lokasi proyek tinggal dikerjakan saja. Sedangkan waktu kita yang lebih satu bulan lagi tentu akan menunjukan hasil yang maksimal apalagi pihak rekanan juga akan menambah terus pekerja sesuai kebutuhan di lapangan dan pekerjaan dilakukan siang malam. Jadi dimana letak pesimisnya oknum-oknum di luar sana sampai berani menyatakan dan meragukan kalau pekerjaan proyek Puskesmas Talawi tidak selesai’’ tegas Redi Ismed.

‘’Jadi meski kami dicerca tidak akan selesai, kami tetap optimis akan menyelesaikan proyek ini dengan baik, dan kami akan berusaha memberikan yang tebaik untuk kampung halaman, Kota Sawahlunto’’ tegas Redi lagi.

Sedangkan bagian Humas Proyek  Ibrahim juga menambahkan ‘’Biarkan kami bekerja dan membuktikan kalau kami mampu menyelesaikan pekerjaan ini, beri kami dorongan positif karena kami juga Putra Daerah asli Sawahlunto,  jadi tidak mungkin kami main-main dalam bekerja di kampung halaman sendiri. Selain itu  yang bekerja di proyek ini juga orang asli Sawahlunto 99  8%, jadi kami tidak mungkin akan main-main, kami pasti akan menjaga nama baik dan marwah kami di kampung halaman’’.

 ”Jadi kami berharap jangan ada lagi kata-kata pesimis dan salah menilai dalam pekerjaan ini’’ pungkas Boim. (Z.Z. Dt.Malako)