
Sawahlunto, hulunews.net,-Sudah 55 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kota Sawahlunto telah diberikan asimilasi sejak 1 April 2020 lalu.
Subhan Malik Kepala Rutan Sawahlunto kepada hulunews.net, mengatakan,” Asimilasi tersebut juga akan diberikan kepada 3 napi lagi di minggu terakhir April ini,” ujarnya kepada saat membagikan bansos untuk masyarakat di sekitar Lapas Kota Sawahlunto, Kamis (23/4).
Jumlah warga binaan yang mendapat asimilasi atau pembebasan ini akan terus bertambah hingga masa darurat corona dicabut oleh Pemerintah.
Kriteria mendapatkan asimilasi adalah napi berkelakuan baik dan sudah menghabiskan setengah dari masa tahanan. Pembebasan ini ditujukan untuk pencegahan penyebaran Covid -19, dan akan terus berlangsung hingga masa darurat berakhir.
Selain asimilasi, Rutan Sawahlunto juga menutup kesempatan kunjungan fisik bagi napi. Layanan kunjungan fisik dari keluarga diganti dengan layanan kunjungan online melalui video call.
Menjaga kesehatan warga binaan, Lapas juga menjadwalkan kegiatan berjemur rutin 2 hari sekali memberi konsumsi vitamin C, dan melakukan cek suhu tubuh rutin kepada binaannya.
Selain peduli terhadap warga binaan, dalam masa darurat Covid ini petugas Rutan Sawahlunto juga menunjukkan kepedulian terhadap warga sekitar Lapas. Petugas dan Dharmawanita Lapas Kota Sawahlunto menyalurkan 25 paket sembako kepada warga sekitar pada kamis (23/4) di halaman Lapas.
Subhan Malik menambahkan, ‘’hal ini dilakukan sebagai rasa kepedulian kita terhadap Wabah Covid-1 9 serta dalam rangka mendukung dan menyelaraskan Program Walikota Sawahlunto Deri Asta, SH yang telah bnyak melakukan upaya dalam Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Arang ini’’. (DA)