Kalapas Herdianto Langsung Ambil Langkah Proaktif Dorong Kepatuhan Terhadap SOP

IMG 20231101 WA0014

Bukittinggi (SUMBAR), HN – Meskipun baru hitungan hari menjabat sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kapas) Kelas IIA Bukittinggi ,Herdianto, Amd, IP, SH, M.Si telah mengambil langkah proaktif dengan menginstruksikan kepada jajarannya untuk meningkatkan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pemasyarakatan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Bukittinggi beroperasi dengan efisien dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam pertemuannya dengan seluruh staf Lapas, Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi menekankan pentingnya mentaati SOP yang telah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Ia menyatakan bahwa kepatuhan terhadap SOP adalah kunci untuk menjaga disiplin, keamanan, dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Kita harus menjalankan tugas kita dengan baik dan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Ini bukan hanya untuk mematuhi peraturan, tetapi juga untuk menjaga keamanan Warga Binaan, staf, dan lingkungan sekitar Lapas,” kata Herdianto dalam pertemuannya dengan jajaran staf, Rabu (01/11/2023).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepala Lapas yang baru untuk membawa perubahan positif dan peningkatan dalam operasional Lapas.

Herdianto juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara semua pihak yang terlibat dalam kegiatan sehari-hari di Lapas. Ia mendorong agar staf Lapas bekerja secara kolaboratif untuk mencapai tujuan bersama.

“Kepatuhan terhadap SOP ini juga diharapkan akan membantu mengurangi potensi insiden di dalam Lapas dan memberikan dasar yang kuat untuk mengatasi berbagai tantangan yang mungkin timbul dalam menjalankan tugas pemasyarakatan” pungkasnya.

Seluruh staf Lapas Kelas IIA Bukittinggi menyambut baik arahan dari Kepala Lapas yang baru ini, dan berkomitmen untuk bekerja sesuai dengan SOP yang berlaku. Diharapkan bahwa langkah ini akan membantu menciptakan kondisi yang lebih baik di dalam Lapas dan berdampak positif pada para warga binaan serta seluruh lingkungan Lapas. (DT/S/Red)