
Sawahlunto,hulunews.net,-Dimintai keterangan hingga larut malam oleh jajaran Polresta Sawahlunto, Rabu, 01 Maret 2020 kemaren, Ketua Posko Percepatan Penanggulangan Covid-19 dr.Al Anshari bersama lebih kurang 10 anggota yang terlibat di posko menyatakan sepakat untuk tidak aktif (Lockdown) dari aktifotas di posko sampai alasan mereka dimintai keterangan jelas dan perlindungan mereka dalam bekerja betul-betul terjamin.
Ikut dalam proses permintaan keterangan tersebut Kalaksa penanggulangan Covid 19 Adriyusman S.Sos
Ditengah kebingungan Karena hanya dijawab sekedar dimintai keterangan membuat Petugas Posko Covid-19 Sawahlunto down.
Akibatnya Posko Pantau Tapal Batas sampai hari ini , Kamis 2 April 2019 di wilayah pintu masuk Muaro Kalaban dari pengamatan media kosong alias tidak beroperasi.
Kapolres Sawahlunto Junaidi Nur SH.S.Ik saat di hubungi sekretaris Balai Wartawan Sawahlunto berjanji akan memberikan keterangan besok Jumat, 03 Maret 2020 karena saat ini sedang bersama Kapolda sampai malam .
Sementara kondisi posko Covid-19 hanya ditunggui oleh Petugas dari Dinas kesehatan .
Al Ansari mengatakan sesuai kata sepakat dengan Tim Posko, mereka minta pertemuan dengan unsur Forkopimda untuk meminta kejelasan tentang masalah ini.
” ini terkait jaminan keamanan kami bekerja, Kalau untuk sesuatu yang tidak jelas kondisi kami sudah seperti ini, bagaimana nanti untuk kasus kasus yang lebih besar “, dr. Al memaparkan.(DA/bws)