Petani Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Pupuk Subsidi

pupuk

Tanah Datar,hulunews.net,-Pupuk untuk petani saat ini semakin sulit didapatkan.Meski Pemerintah memberikan subsidi kepada petani namun harus melalui prosedur yang rumit dan melelahkan.Petani yang mendapatkan subsidi harus terdaftar sebagai salah satu anggota Kelompok Tani  (Poktan) dan memiliki Kartu ERDKK (Elektronik Rencana Difinitif Kebutuhan Kelompok).Sementara masyarakat yang tidak masuk ke dalam Poktan dan tidak memiliki Kartu ERDKK terpaksa harus membeli pupk dengan harga yang relatif mahal.Tidak hanya mahal, tetapi ketersediaan pupuk juga sering kali tersendat.

Sementara untuk masuk dalam Kelompok Tani tidaklah mudah, dan memerlukan waktu yang lama dan prosedur yang lama pula.

Hal tersebut dikeluhkan oleh Erni Deswati, (45) salah satu petani  yang berasal dari Jorong Bukit  Gombak Batuangkar.Keluhan yang lain juga disampaikan oleh  Noviandi  Hardodi (48), kepada fokussumatera.com, Rabu, 04 Maret 2020 kemaren.

Mereka menyampaikan tentang  sistem pembelian pupuk subsidi yang semakin rumit, atas kebijakan yang di buat pemerintah dengan metode pembayaran menggunakan kartu ERDKK (Elektronik Rencana Difinitif Kebutuhan Kelompok) atau yg biasa di sebut ‘KARTU TANI’.

Mereka mengatakan ‘’sistem pembayaran tersebut  mengharuskan kami menyetorkan uangnya ke bank terkait, yaitu Bank Mandiri, yang pastinya akan memakan waktu lama ketika menyetorkan uang pembelian pupuk yang akan kami gunakan di sawah ladang kami’’ kata mereka menjelaskan.

Rukmini (63)  juga mengeluhkan hal tersebut. “Lah abih lo waktu satangah hari dek nyo, jam bara kito ka porak lai (yang artinya sudah habis waktu setengah hariuntuk mengurusnya, terus kapan kita mau mengerjakan ladang lagi) “, sahut  Rukimni dengan nada kesal.

Selain itu mereka juga mengeluhkan  adanya biaya tambahan bulanan dan biaya transaksi yang jelas- jelas memberatkan petani, baik dari segi waktu dan biaya.

Dengan adanya keluhan petani tersebut, kita berharap pemerintah terutama dari dinas terkait untuk memberikan solusi yang bijak terkait masalah tersebut, agar petani kita mendapatkan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan pupuk mereka.

Sementara Kadis Pertanian Tanah Datar Yulfriadi, pada saat akan dikonfrmasi oleh fokussumatera.com menyangkut permasalahan keluhan petani tersebut, namun sangat disayangkan tidak bisa ditemui, karena Beliau terlalu sibuk.Bahkan untuk kedua kalinya saat media ini ingin meminta keterangan, Beliau tetap tidak bisa dijumpai, karena Kadis saat itu sedang menerima tamu dan pesta durian dengan tamu-tamunya, padahal awak media sudah lebih 2 jam menunggu. (Z.Z.Dt.Malako)