
Batusangkar, Tanah Datar,hulunews.net,-Era 4.0 sudah didepan mata.Menghadapi era tersebut tentunya dibutuhkan Generasi Milenial yang handal,berkompeten dan mampu berdaya saing.
Menjawab tantangan tersebut Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar menghadirkan para profesor berkompeten pada Rabu,28 Agustus 2019.Diantara Pofesor yang dihadirkan adalah Prof. Datin Dr. Raihanah Binti Haji Abdullah dari University Of Malaya; Prof. Dr. Yasraf Amir Piliang, MA. Dari ITB Bandung serta Katia Chaterji, Ph.D. dari University Of Washington-Seattle.Para Profesor tersebut dihadirkan pada acara International Conference on Religion Social and Humanities yang ke dua di IAIN Batusangkar.
Seminar Internasional yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA kali ini mengusung tema “Bulding Generation of Civilizations 4:0 Era” /Membangun Generasi Paradaban di Era Industri.
Seminar Internasional tersebut digelar dalam rangka untuk menyikapi pengembangan pemikiran dan ikut memberikan kontribusi aktif dalam menemukan solusi yang sistematis secara akademis terhadap berbagai permasalahan generasi bangsa yang popular disebut dengan Era Industri.

Hal tersebut disampaikan Dr.H.Kasmuri,MA pada saat membuka secara resmi acara tersebut.Beliau mengatakan “Arus Globalisasi terkini yang dijalani generasi milinial merupakan fenomena menarik yang terjadi di masyarakat dunia, gaya hidup, merupakan dampak paling kentar dari fenomena ini, seluruh kehidupan sosial, ekonomi, politik hingga budaya antar satu negara dengan negara laiannya yang dinyatakan tidak memiliki batas” ucap Kasmuri.
“Untuk itu perlu diadakan Seminar Internasional ini untuk membekali Generasi Milenial kita ke depan,khususnya Mahasiswa IAIN Batusangkar,peserta didik kami” lanjut Kasmuri.
“Perubahan dan kemajuan yang luar biasa pada semua elemen masyarakat di era digital ini, dan telah menjadi konsumsi serta memberikan manfaat yang banyak kepada publik secara masal, karena itulah saya selaku Rektor menyambut baik serta memberikan apresiasi tinggi kepada FUAD. Untuk mengangkatkan Seminar Internasional yang ke dua ini” “ sambung Sang Rektor.
- Penerangan di Sekitaran Objek Wisata Jam Gadang Minim, Pelaku Usaha dan Masyarakat Mengaku Kecewa
- Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana Kunjungi Jam Gadang Bukittinggi
- Sultaf Restaurant YogyakartaRestoran Masakan Pakistan & Yaman Terbaik di Sleman
- Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan
- Wujudkan ZERO HALINAR: Tidak Ada Ruang untuk Narkoba di Lapas Bukittinggi
Di akhir sambutannya Kasmuri juga menyampaikan ucapan terima kasih dan sambutan yang positif terhadap acara Seminar Internasional tersebut.
“Untuk itu kami atas pimpinan sangat menyambut baik dan sangat apresiatif dengan diadakanya kegiatan ini, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat strategis dan mampu menjawab serta memberikan solusi terhadap persoalan generasi setiap era-nya” tutup Rektor.
Sementara itu Dekan FUAD Dr. Adripen, M.Pd mengatakan acara bahwa “International Conference on Religion Social and Humanities” ini merupakan kali kedua yang diadakan di Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah IAIN Batusangkar, dan segaja menghadirkan narasumber-narasumber yang berkopenten di bidangnya masing-masing yang menyangkut tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut.
“Seperti Prof. Datin Dr. Raihanah Binti Haji Abdullah dari University Of Malaya, akan mengupas Membangun Generasi Paradaban dalam Perspektif Islam; Prof. Dr. Yasraf Amir Piliang, MA. Dari ITB Bandung akan membicarakan membangun komunikasi Paradaban di era 4.0. Sementara itu Katia Chaterji, Ph.D. dari University Of Washington-Seattle akan membahas Membangun Generasi Paradaban di era 4.0 Perspektif Sejarah dan saya sendiri dari IAIN Batusangkar yang akan mengupas Pendidikan Lebih yang Baik di Paradaban 4.0.”tutup Adripen. (Z.Z.Dt.Malako)