
Sungai Tarab,Tanah Datar,hulunews.net-Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat selain melakukan program Pembangunan Fisik/Infrastruktur juga melakukan Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Pedidikan dan Pelatihan.Pendidikan dan Pelatihan diberikan untuk meningkatkan ketrampilan masyarakat sehingga diharapkan nantnya masyarakat memiliki bekal untuk menjalankan kehidupannya dalam menopang perekonomian sehari-hari dan lebih luas lagi bisa membuka lapangan kerja sendiri.Dengan demikian angka pengangguran dan tingkat kemiskinan bisa dikurangi secara bertahap.
Kenagarian Pasie Laweh,Kecamatan Sungai Tarab,Kabupaten Tanah Datar menggelar Pelatihan Sulaman Benang Emas Kepalo Samek yang dilaksanakan kurang lebih selama 25 hari sejak mulai tanggal 15 Juli 2019 sampai tgl 16 Agustus 2019 mendatang.Setelah sebelumnya juga diadakan Pelatihan Alur Pedambahan,yang merupakan Pemberdayaan Masyarakat di bidang Adat.
Baca Juga Berita Terhangat Lainnya
- Upaya Lestarikan Budaya Leluhur dan Ajang Promosi Wisata, Festival Minangkabau 2026 Kembali Digelar di Tanah Datar
- Tampil Memukau, Baju Milik Nagari Padang Magek Jadi Daya Tarik Utama di Festival Minangkabau 2026
- Raih Gelar Doktor Internasional Anda, Program D.S.P.P. Resmi Dibuka di Jakarta!
- PPWI Resmi Jalin Kerja Sama Strategis dengan World Philosophical Forum University
- Wujudkan Harkamtibmas yang Kondusif, Polres Tanah Datar Usulkan Penyusunan Aturan Daerah dan Penguatan Nilai Adat
Pelatihan Alur Padambahan sebelumnya dikuti peserta sebanyak 10 orang dengan narasumber antara lain yaitu Erianto,Joni Ashar Sutan Rajo Lauik dan Nazirwan Ktb.Sutan yang sekaligus merupakan Ketua KAN Pasie Laweh.
Sementara Pelatihan Sulaman Benang Emas Kepalo Samek kali ini diikuti oleh 25 orang peserta yang terdiri dari kaum remaja Putri serta Ibu-ibu Nagari Pasie Laweh.
Menurut keterangan Wali Nagari Muktar Kiman kepada Tim HuluNews ,Kamis 01 Agusts 2019 kemaren,pelatihan tersebut dibiayai yang menggunakan Dana ADD dan mendatangkan pelatih Upik Bintang dari Sungayang.
Mukthar Kiman berharap selepas menjalani pelatihan tersebut para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam kehidupannya sehari-hari minimal untuk dirinya sendiri dan lebih lanjut dapat mengembangkan ilmu dan ketrampilannya sehingga bisa menjadi ladang modal untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup mereka. (Z.Z.Dt.Malako)