
Bukittinggi (SUMBAR), HN- Selain Program Pmbinaan Kemandirian, Pembinaan Keagamaan dan Rohani juga menjadi Program Pembinaan yang diutamakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi.
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Bukittinggi, Rabu (27/09) mendengarkan siraman rohani dari
Ustadz Muhammad Rum dengan topik “Hikmah dari Shalat Berjamaah”.
Selama pertemuan itu, Ustadz Muhammad Rum membahas pentingnya melaksanakan Shalat Berjamaah dan menyoroti berbagai manfaat dan kebijaksanaan di baliknya.
Beliau juga menekankan bahwa Shalat berjamaah memperkuat ikatan persaudaraan dan persatuan di antara umat Muslim. Selain itu, Shalat berjamaah juga memupuk rasa disiplin dan meningkatkan ketakwaan.
Ustadz M. Rum menguraikan tentang pahala dan berkah yang dapat diperoleh melalui partisipasi dalam shalat berjamaah.
“Pahala shalat berjamaah lebih banyak dibandingkan dengan Shalat individu. Selain itu Shalat berjamaah juga memberikan kesempatan bagi umat Muslim untuk belajar dan mengikuti petunjuk Imam dan memperkuat Ukhuwah Islamiah” terangnya.
Sepanjang pertemuan, berbagai ayat Al-Quran dan Hadits digunakan sebagai referensi untuk mendukung pentingnya shalat berjamaah. Peserta aktif berpartisipasi dengan berbagi pengalaman pribadi dan refleksi tentang topik ini.
Secara keseluruhan, pertemuan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman yang menarik tentang kebijaksanaan dan manfaat dari shalat berjamaah. WBP kembali ke Blok hunian dengan apresiasi yang lebih dalam tentang pentingnya shalat berjamaah dalam kehidupan spiritual dan sosial mereka.
Secara keseluruhan, pembinaan agama ini berjalan lancar, dengan peserta menunjukkan rasa hormat dan perhatian terhadap ajaran Ustadz Muhammad Rum.(DT/S/Red)