
Selayo, 31 Desember 2024 – Kegiatan pelatihan digital marketing berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) yang diselenggarakan di Nagari Selayo, Kabupaten Solok, memperoleh sambutan positif dari berbagai pihak. Firnanda Amdimas, S.Sos., M.Sos., Duta Digital Kabupaten Solok, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fase ketiga program transformasi digital di wilayah Kabupaten Solok, yang diikuti oleh 25 Nagari. Harapannya, kegiatan ini akan menjadi motivasi dan dorongan bagi UMKM di Nagari Selayo untuk memanfaatkan platform digital dalam pengembangan usaha mereka, yang pada gilirannya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para pelaku UMKM di Nagari Selayo semakin terbuka dengan pemanfaatan teknologi digital. Ini adalah kesempatan besar untuk memperkenalkan mereka pada potensi luar biasa yang dapat diberikan oleh digitalisasi, khususnya di era perkembangan teknologi saat ini,” ujar Firnanda.
Sementara itu, Wali Nagari Selayo, Bapak Ronal Reagen, S.T., menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2025, pihaknya akan membantu pengadaan peralatan untuk mendukung pengembangan UMKM di Nagari Selayo. Selain itu, Wali Nagari juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes), yang dikelola oleh Kader Digital Nagari Selayo, Mutiara Feberiani.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Di Nagari Selayo, kami berkomitmen untuk terus mendorong dan mendukung para pelaku UMKM, dan pada 2025 kami akan menyiapkan fasilitas pendukung untuk mempercepat pertumbuhan mereka,” kata Ronal.
Pelatihan kali ini menghadirkan pemateri, Yendi Putra, S.Kom., M.Kom., MTA, yang membawakan materi mengenai “Transformasi Digital Marketing dengan Teknologi AI”. Kegiatan ini terbagi menjadi 30% materi teori dan 70% praktek langsung. Para peserta diajarkan berbagai teknik fotografi, videografi, serta cara mengedit gambar dan video untuk keperluan pemasaran produk UMKM. Peserta juga belajar membuat storyline serta menggunakan teknologi AI untuk pembuatan video promosi produk-produk UMKM di Nagari Selayo.
Peserta pelatihan terdiri dari para pengelola UMKM yang bergerak di berbagai sektor, seperti makanan kering dan basah, kerajinan tangan, serta produk olahan dari limbah yang diubah menjadi tas dan dompet. Tak ketinggalan, produk unggulan khas Solok turut dipromosikan dalam pelatihan ini.
Sebagai hasil dari pelatihan ini, para peserta berhasil menghasilkan berbagai konten foto dan video produk yang langsung dipublikasikan di media sosial serta platform e-commerce, seperti Shopee. Konten yang diproduksi mencakup foto dan video produk UMKM yang menarik, dengan kualitas visual yang semakin profesional. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk lokal Nagari Selayo ke pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk di pasar digital.
Salah satu peserta, Buk Rini, yang mengelola usaha UMKM produk olahan makanan, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan pemasaran produk yang ia miliki. “Saya sangat berterima kasih kepada Kemendes, RTIK Sumbar, dan Duta Digital Kabupaten Solok atas fasilitasi dan materi yang sangat relevan dengan kebutuhan kami saat ini. Ini sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas pemasaran produk secara digital,” ungkap Rini dengan antusias.
Kegiatan pelatihan ini ditutup dengan sesi foto bersama, sebagai simbol keberhasilan dan kebersamaan dalam mengembangkan potensi UMKM di Nagari Selayo. Harapannya, pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru tetapi juga membuka peluang bagi pengusaha UMKM untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing produk mereka.