
Tanah Datar (SUMBAR), HN- Satu Nagari Satu Event (SNSE) yang merupakan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar telah dirasakan membawa dampak dan manfaat yang baik bagi perkembangan pembangunan Nagari.
Sebagaimana disampaikan Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Drs. Alfian Jamrah, M.Si dalam acara SNSE”Festival Pesona Karupuak Ubi Gurun” , Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (12/10/2024).
“Satu Nagari Satu Event merupakan ajang untuk mempromosikan Potensi Nagari. Ada 4 aspek manfaat dari Program Satu Nagari Satu Event. Yang Pertama Aspek Budaya, dimana SNSE ini menggali potensi budaya, adat-istiadat, Adat Salingka Nagari juga kesenian yang ada di Nagari untuk ditampilkan dan kedepannya bisa dikembangkan, sehingga akan terus-menerus dan turun-temurun dikenal oleh generasi penerus sampai ke anak cucu” ujar Alfian Jamrah .
Kemudian yang kedua, Aspek Ekonomi, dimana program SNSE dapat membangkitkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Disini kita lihat banyak Stand kuliner, UMKM yang ditampilkan yang menarik pengunjung untuk berbelanja. Ada perputaran uang di sini” lanjutnya.
Selanjutnya adalah Aspek Wisata, Alfian Jamrah katakan Nagari Gurun adalah salah satu Nagari Wisata. Di Nagari Gurun ada Potensi Wisata sejarah yang perlu dilestarikan dan dikembangkan, yaitu diantaranya: Rumah Penyerahan Kekuasaan pada tahun 1948 yang sampai saat ini mungkin masih ada, yang ada hubungannya dengan Monumen Tugu di Cindua Mato; Masjid Sa’adah yang usianya lebih dari satu abad dan Pacu Jawi dimana Nagari Gurun adalah pencetus Pacu Jawi menjadi Event Nasional bahkan Internasional.
“Meskipun Pacu Jawi berasal dari Pariangan, namun Nagari Gurun yang pertama kali mengenalkan Pacu Jawi ke tingkat Nasional bahkan Internasional, setelah dimuat di Koran Kompas” ujar mantan Kepala Bappeda Litbang Tanah Datar ini.
Kemudian yang terakhir adalah Sosial. Alfian Jamrah katakan SNSE memiliki potensi sosial yaitu sebagai ajang silaturahmi antara masyarakat yang ada si Ranah maupun di Rantau, antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, Forkopimca dengan Pemerintah Nagari, juga Nianiak Mamak, Tokoh Adat, Ulama, Cadiak Pandai dan Tokoh Masyarakat.
“Melalui Satu Event Satu Nagari ini Anak Nagari memiliki ketrampilan,.bisa menciptakan inovasi-inovasi. SNSE adalah Etalase Nagari. Saya yakin Nagari Gurun dengan Motto Bersama ( Beriman, Sejahtera dan Aman) bisa lebih mengembangkan potensi Nagari untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya” kata Alfian Jamrah.
Diakhir sambutannya Alfian Jamrah mengajak seluruh masyarakat Tanah Datar khususnya Nagari Gurun untuk tetap menjaga suasana kondusif dalam menyambut Pesta Demokrasi Pemilukada Serentak 2024.
“Pemilukada tanggal 27 November mendatang akan memilih Gubernur, Wakil Gubenur, Bupati Wakil Bupati.Mari kita sukseskan Pemilukada Serentak 2024, kita ciptakan Pilkada Badunsanak.Jangan mudah percaya berita hoaks, hasut yang dapat memecah belah persatuan kita” pungkasnya.
Aacara Pembukaan SNSE Festival Pesona Karupuak Ubi Gurun ditandai dengan “Prosesi Melindi” oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili Asisten Ekobang Alfian Jamrah didampingi Forkopimda, Camat, Forkopimca, Wali Nagari serta Tamu Undangan.
Melindi merupakan Proses pembuatan Karupuk Ubi (Kerupuk Ubi) dengan cara menggiling adonan Ubi menggunakan alat tradisional kemudian dicetak menggunakan tutup toples atau sejenisnya yang berbentuk bulat. Selanjutnya Karupuak Ubi yang sudah dicetak akan diletakkan di atas daun kelapa yang sudah dianyam untuk dilakukan proses pengeringan/dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. (MR/Red)